Tentu ketika di analisa ternak sebanyak itu di pelihara di mana dan siapa
pemiliknya. Hal tersebut manjadi pertanyaan banyak pihak. Setelah di
lakukan penelusuran oleh km kempo
minngu 23 februari 2014 , Inilah uraian jawaban yang kami dapatkan.
Kecamatan kempo merupakan salah satu
kecamatan di nusa tenggara barat yang memiliki potensi peternakan yang luar
biasa.salah satunya kerbau rawa. Di sebut kerbau rawa karena jenis kerbau yang senang merendam diri
di kubangan atau rawa rawa yang berlumpur jika panas terik.hampir setiap kepala
keluarga memiliki ternak.ini di sebabkan Filosofi masyarakat memiliki ternak baik sapi maupaun kerbau sama seperti
memilik ATM berjalan. Kadang tabungan
sulit di cairkan di sebabkan hari minggu atau hari libur atau saja mesin ATM
macet atau saja brankas .tetapi di padang gembala ini tidak ada hari minggu ada
barang ada uang cast.
pemeliharaan ternak tidaklah di kandangkan namun di lepas liar di safana
padang gembala di sekitar wilayah hodo dan doroncanga arah barat
dari gunung Tambora yang luasnya ratusan hektar.Setiap tahun jumlah populasi
ternak di wilayah ini terus bertambah,seiring dengan semakin luasnya areal
budidaya jagung memaksa para pemilik ternak harus memindahkan ternaknya ke
wilayah pelesan ternak.kini wilayah pelepasan Bukan lagi milik masyarakat kempo
saja melainkan telah menjadi milik masyarakat kabupaten dompu bahkan ada
peternak yang melepasliarkan ternak di
wilayah padang gembala Doroncanga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar