Kamis, 13 Maret 2014

Tidak Ada Orang Yang Tidak Makan Sayur



KM KEMPO_Luasnya   areal lahan pertanian untuk  tanaman jagung yang ada di seluruh wilayah kabupaten dompu rupanya banyak menarik minat para petani yang di luar kabupaten dompu untuk datang dan bertani di wilayah ini .
Dengan filosofinya” tidak ada orang yang tidak makan sayur” Mustamin,65 tahun warga desa  Samili  kecamatan  Woha kabupaten  Bima juga ikut meliriknya.kedatangan di desa tolokalo kecamatan kempo kabupaten dompu  bukan untuk menanam jagung hibrida namun beliau tetap mengusahakan tanaman khas di daerahnya yaitu tanaman sayur  sayuran.
Untuk kecamatan woha, tanaman sayuran seperti bayam ,tomat, mentimun ,bawang merah, cabai dan sejenisnya merupakan tanaman khas kecamatan tersebut.dan itupun yang di usahakannya di so moti To’i desa  Tolokalo kecamatan Kempo.
Kepada KM Kempo,minngu 23 februari 2014 Dae Temo,sapaan akrab pria paruh baya tersebut meguraikan beberapa keuntungan membudidayakan tanaman antara lain “modal yang dibutuhkan sedikit,cepat menghasilkan uang dan tentunya tehnik pembudidayaan yang telah di kuasai secara turun temurun. Selain itu juga salah satu hal yang perlu di perhatikan agar lebih menguntungkan  adalah jeda waktu melimpahnya musim sayuran di pasaran sebelum masuknya sayur kiriman dari pulau lombok”ungkapnya.
Untuk sebidang lahan yang luasnya lebih kurang 14 000 meter persegi, tidak kurang dari 4   juta mampu di hasilkan setiap minggunya. Itupun belum semua lahan terisi. Pada satu bagian terlihat tengah di panen,pada bagian lain baru di tanam dan pada sisi yang lain belum di tanami. (am).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar