Senin, 17 Maret 2014

Saya Sangat Puas ...!


KM Kempo_pergelaran  pangung seni budaya yang ditampilkan dalam kegiatan sosialisasi pemilu damai tanpa kekerasan dan  money politik yang berlangsung sabtu 15/3 /2014 di halaman depan kanbtor camat Kempo kabupaten Dompu meninggalkan pengalaman tersendiri bagi Suwito S sos kasudin bidang ........................ Dinas Perhubungan Komunikasi  dan Informasi provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam kunjungn kerjanya di pulau Sumbawa, ingin melihat langsung kegiatan pergelaran seni tradisional di  kabupaten Dompu dan Sumbawa  yang di dalam pementasan seni tersebut tersirat di dalamnya pesan Pemilu damai tanpa kekerasan Dan money politik.semula sempat ragu dan ingin pulang kembali ke mataram karena melihat hasil pementasan di lakukan di sumbawa kurang mengdapat perhatian dari warga dan  seni pentasnyapun kurang sreg.
Niatan untuk pulang itu di urungkan karena masih ada satu agenda yang tersisa di kabupaten Dompu yaitu di kecamatan Kempo.rasa was was pun menghampiri  perasaan sang kasubdin ketika kegiatan belum berlangsung apalagi di hantu oleh gerimis hujan  dan  lilin  yang beberapa kali nyala padam nyala padam  yang beberapa kali menghantui seakan memupus harapannya. namun keyakinan pak agus  yang sudah mengenal om jul sejak di  sanggar budaya mataram  ................... dan serta keteguhan hati pak dedyanto.............................. yang pantang pulang sebelum pentas menjadi bius yang mujarab buat pak Ito.
Dentuman demi dentuman sound dari speaker dari elektron  milik Sanggar Mada Duli seakan menjadi magnet yang kuat Khalayak baik tua, muda, anak anak, pegawai negeri, ibu ibu rumah tangga,tukang salome dan tidak di ketahui lagi statusnya    beriring iringan datang memenuhi area pertunjukan samapi memenuhi seluruh area depan kantor camat bahkan penonton membludak sampai memenuhi jalan depan camat.
Melihat keadaan yang sudah demikian jauh berbeda dari perkiraan sebelumnya, pak ito yang semula duduk di kursi barisan dengan  dengan jaket hitamnya bersama beberapa undangan lainyanya semakin penasaran dengan    kegiatan anak sanggar akhirnya terlihat dengan mengenakan kaos oblong  hitamnya bersibuk ria berbaur dengan anak anak sanggar di bagiaan sisi kiri panggung sampai acara usai. Kepada Km kempo setelah usai acara jam 23 tengah malam menyatakan “semula saya ragu karena acara yang sama di salah satu kecamatan di sumbawa kurang Sreg saya puas ,saya ngak rugi harus jauh jauh ke Kempo ini, dan karena ini juga saya sampai berkeringat” sambil menujuk bajunya. Seusai acara, rombongan yang beranggotakan pak agus,pak ito dan pak dedy serta sopir itu tidak langsung meninggalkan lokasi melainkan masih duduk dan bercerita tentang kemungkinan di adakanya kerja sama pada kegiatan yang lain di masa yang akan datang.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar