Berikut hasil liputan KM kempo 25 februari 2014.sepanjang pesisir pantai
areal pelepasan ternak hanya terdapat tiga titik sumber air yang cukup dan
layak untuk di minum oleh ternak yaitu hoddo,pali dan nanga drahi, sementara
jarak antara Hoddo dengan Nanga drahi di doroncara sekitar 8 kilometer. Di sisi
lain wilayah tempat merumputnya ternak ternak sudah tersebar di sepanjang
daerah dari hodo samapi di sori tula yang jarahnya sekitar 17 kilo meter dan
areal merumputnya dari sepanjang pesisir pantai sampai di lereng bukit Gunung
Tambora.
Untuk mendaptkan air minum ternak ternak rupanya harus mendatangi di
sepanjang pesisir pantai.di sepanjang pasir pesisir pantai terdapat mata air
yang tersembunyi yang hanya di ketahui para peternak dan juga ternak ternak itu
sendiri.mata air yang di maksud adalah mata air Artesis dari kawah letusan
gunung Tambora yang langsung bermuara di pinggir laut.sesampainya di pantai
ternak ternak akan berjalan mondar mandir bahkan ada yang mengais ngaiskan
kakinya ke pasir untuk membuat sedikit lubang resapan. Setelah beberapa saat
akan terlihat rembesan air di bekas telapak kakinya sendiri. Jika ait pasang
maka mata airnya akan sedikit ke darat.Dan air itulah yang menjadi air minum
untuk memenuhi rasa hausnya. Air tersebut bukalah air laut yang merembes.kalaupun air laut
walaupun tersaring oleh air laut tetap terasa asin karena kandungan garamnya.tetapi
air yang ada di sepanjang pesisir pantai ini rasanya hambar sama seperti air
yang ada di Hoddo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar